Sabtu, 25 Juni 2011

AMPG PROPINSI GORONTALO PEDULI BONE BOLANGO


Jumat 24 Juni 2011 Angkatan Muda partai Golkar Propinsi Gorontalo mengadakan kunjungan ke Desa Segitia dan desa Perrmata Kabupaten Bone Bolango dalam rangka tatap muka dengan masyarakat korban bencana alam banjir bandang yang melanda daerah tersebut minggu kemarin. Dalam kunjungan ini team AMPG propinsi Gorontalo mengadakan acara pengobatan gratis bagi para korban bencana bekerjasama dengan team Medical Center Universitas Gorontalo.
Rombongan AMPG Propinsi Gorontalo dibawah pimpinan Ketua AMPG propinsi Gorontalo Budiyanto Napu, SIK dan didampingi anggota Barisan Inti AMPG yang merupakan alumni Jambore Siaga Karya 2011 tiba di desa Permata pada jam 10.00 Wita dan langsung mengadakan tatap muka sekaligus pengobatan bagi warga hingga jam 12.00 Wita. Diluar perkiraan jumlah warga yang berobat didesa ini cukup banyak sehingga team Medical Center dan team AMPG sendiri sempat kewalahan dalam melayani anggota masyarakat yang berobat. Dari data medis untuk desa Permata dari kurang lebih seratus pasien banyak yang mengidap penyakit darah tinggi, penyakit kulit dan diare.
Pada Jam 13.00 Wita setelah melakukan shalat Jumat di desa Permata team melanjutkan perjalanan ke desa Segitia, ditempat ini team Medical Center dan team AMPG Propinsi Gorontalo kembali melakukan tatap muka sekaligus pengobatan bagi warga korban bencana bahkan beberapa pasien harus dijemput oleh team Barisan Inti yang dipimpin oleh Suharlim Katili ketua Barisan Inti AMPG Propinsi Gorontalo karena kondisinya cukup memprihatinkan. Warga cukup antusias menyambut kedatangan team AMPG propinsi Gorontalo ini dibuktikan dengan membludaknya antrian pasien yang meminta pelayanan medis. Dari data team medis jumlah pasien di desa Segitia sekitar 150 orang dan dilayani hingga pukul 18.00 Wita. Diantara pasien bahkan ada yang direkomendasikan oleh team medis untuk dirujuk ke Rumah Sakit karena kondisi penyakitnya perlu penanganan khusus antara lain ada yang terserang stroke, ada juga balita yang menderita penyakit Asma dan Gejala kekurangan cairan tubuh atau diare.
Aksi sosial yang dilakukan oleh AMPG kali ini merupakan panggilan jiwa dan bentuk kepedulian sosial dalam meringankan penderitaan warga yang tertimpa bencana banjir bandang di Bone Bolango dan murni merupakan inisiatif pengurus Angkatan Muda Partai Golkar Propinsi Gorontalo berkoordinasi dengan Pemerintah setempat dan dibantu oleh pengurus AMPG Kabupaten Bone Bolango dan didukung oleh para alumni Jambore Siaga Karya 2011 dan sudah tentu dibantu oleh team medis Medical Center Universitas Gorontalo

Rabu, 15 Juni 2011

Dinamika Populasi Ikan


Catatan kuliah

Dinamika Populasi Ikan 


Dinamika Populasi Ikan sebenarnya merupakan cabang ilmu yang mempelajari dinamika perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu populasi (stok) ikan, misalnya pertumbuhan, mortalitas, rekruitmen, produksi, serta pengaruh penangkapan terhadap populasi/stok ikan. Dalam kaitan ini tercakup pula berbagai metode untuk pendugaan populasi/stok ikan termasuk penggunaan teknik penginderaan jauh dan akustik. Dalam beberapa literatur disimpulkan bahwa ilmu dinamika populasi ikan merupakan suatu ilmu yang mempelajari mengenai perubahan-perubahan yang terjadi dalam populasi ikan. Perubahan-perubahan anggota populasi ini sangat penting diketahui oleh pengelola agar dapat mengaturnya untuk memperoleh suatu jumlah yang optimum sesuai dengan daya dukungnya.
Perubahan-perubahan anggota populasi terbagi menjadi dua bagian, yaitu:
  1. Perubahan ukuran populasi yang tidak beraturan menurut skala waktunya, yang disebut dengan fluktuasi.
  2. Perubahan ukuran populasi yang beraturan dan tetap skala waktunya yang disebut dengan siklis.
Ruang Lingkup kajian Dinamika Populasi Ikan
Dalam Bidang Ilmu perikanan paling tidak ada 4 (empat) faktor yang sangat mempengaruhi populasi yaitu mortalitas, natalitas, migrasi dan emigrasi
Kajian dinamika populasi membahas mengenai faktor-faktor yang menyebabkan perubahan ukuran populasi, baik secara fluktuasi maupun secara siklis. Sehingga setelah mengetahui faktor-faktor penyebab yang mempengaruhi perubahan suatu populasi ikan, diharapkan seorang pengelola perikanan dapat mengatur populasi tersebut agar didapatkan suatu jumlah optimum yang sesuai dengan daya dukung habitat.
Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan secara fluktuasi, diantaranya yaitu perubahan cuaca, perubahan ketersediaan makanan dan faktor pemburuan. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan populasi secara siklis, diantaranya interaksi, stress, makanan dan genetik. Semua faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap kelahiran, kematian dan migrasi. Sebenarnya agak sulit untuk membedakan secara pasti pengaruh yang diakibatkan oleh faktor-faktor yang menyebabkan perubahan populasi dalam kategori siklis tersebut, bahkan semuanya bekerja secara bersamaan. Dalam Bidang Ilmu perikanan paling tidak ada 4 (empat) faktor yang sangat mempengaruhi populasi yaitu mortalitas, natalitas, migrasi dan emigrasi.

Sabtu, 11 Juni 2011

Catatan Jambore Siaga Karya AMPG

Akhirnya 41 orang Kontingen Jambore Apel Siaga Angkatan Muda Partai Golkar Propinsi Gorontalo tiba dengan selamat di Gorontalo hari Selasa tanggal 7 Juni 2011, bagi kami kegiatan ini paling tidak telah memberikan nilai tambah bahwa semangat kebangsaan dan kesadaran ke Indonesiaan perlu ditumbuhkan kembali karena selama ini kita banyak disibukkan oleh rutinitas harian dan sudah mulai melupakan kesadaran sebagai anak muda bangsa. Kasus-kasus peningkatan ataupun terjadinya eskalasi terorisme dan bangkitnya paham negara islam indonesia karena disebabkan oleh faktor tersebut. Dulu Kita sempat mendapatkan pengajaran tentang Pendidikan Moral Pancasila dan ketika masuk Perguruan Tinngipun masih diwajibkan mengikuti penataran P4 namun seiring dengan reformasi semua hal tersebut dihapus karena dianggap warisan Orde Baru tetapi setelah nilai ideologi anak-anak bangsa mengalami degradasi yang cukup besar maka semua orang kemudian bicara perlunya lagi menghidupkan nilai-nilai penghayatan terhadap dasar negara. Jambore Apel Siaga Karya AMPG tahun 2011 bagi kaum muda Golkar paling tidak telah menumbuhkan kembali semangat bahwa bangsa ini perlu diselamatkan dari memudarnya ideologi kebangsaan dan memperkukuh kembali bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia seperti yang telah dicita-citakan para pendiri bangsa harus tetap dijaga.